Jumat, 15 November 2013

Tulisan Investigasi

PAUD MUTIARA KENCANA

Berniat untuk mendirikan PAUD, Ibu Meliawati mendirikan PAUD berkat motivasi orang di sekitarnya
“Berawal pada tahun 2009, saya mengikuti kegiatan PKK Desa Gunung Kencana, saya di arahkan untuk mendirikan dan memiliki sebuah PAUD binaan PKK Desa”. Ujar Ibu Meliawati seorang ibu rumah tangga di desa Gunung Kencana. Dia seorang ibu yang bermotifasi sangat besar, mempunyai keinginan yang kuat untuk mendirikan sebuah PAUD karena melihat anak-anak usia dini di kampungnya yang belum mendapatkan pendidikan usia dini.
“Dengan motivasi anak-anak yang berada di lingkungan tempat tinggal saya dan dorongan dari pengurus PKK Kab. Lebak, dengan tekad dan niat yang bulat dan tulus saya dirikan PAUD dengan nama Mutiara Kencana” ujar ibu Meliawati dengan tersenyum. Beliau termotivasi dari orang-orang di sekitarnya yang selalu memberikan semangat. Beliau bercerita bahwa nama “Mutiara Kencana” diambil untuk mengenang anaknya yang bontot yang bernama Mutiara.

Hanya Berbekal Keikhlasan dan Harapan Ingin Mencerdaskan Anak-anak Usia Dini di Sekitarnya
Tempat mereka belajar adalah tempat yang sederhana pada saat itu, mereka belajar dan bermain bersama dengan riang walaupun berada pada tempat yang kurang memadahi. Dengan 2 orang tutor yaitu Ibu Meliawati dan temannya yang bernama Sri Andayani, anak-anak bermain dan belajar di garasi samping rumah Ibu Meliawati. Ibu Meliawati bercerita bahwa beliau tidak mendapatkan honor dari manapun, dia dan temannya mengajar dengan ikhlas dan ingin mencerdaskan anak-anak di Kampungnya yang tidak mendapat layanan pendidikan anak usia dini.
“Pada tahun 2010, kami mengajarkan ijin operasional ke Dinas Kab. Lebak”. tutur Ibu Meliawati. Ibu Meliawati berkata, baru pada tahun 2011 kami mendapatkan legitimasi berupa izin operasional penyelenggaraan PAUD Mutiara Kencana.

Bangga dan Senang Karena PAUD Mutiara Telah Diakui
“Dengan terbitnya Ijin operasional, kami merasa bangga dan senang karena berarti PAUD kami sudah diakui keberadaannya oleh Dinas Kabupaten”. Ibu Meliawati berkata. Seiring waktu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Kencana berjalan selama itu anak-anak dan tutor bersemangat dalam belajar meski dengan sarana dan prasarana yang terbatas. Melihat animo orangtua untuk menyertakan anak-anaknya belajar di PAUD Mutiara Kencana, mereka berupaya sekuat tenaga untuk mendapatkan layanan PAUD yang layak. Akhirnya pada tahun 2012, mereka mengajukan permohonan bangunan gedung PAUD kepada Direktorat PAUDNI Kemdikbud. “Alhamdulillah, permohonan kami dikabulkan”. tutur Ibu Meliyawati dengan tersenyum.
Pada bulan Mei 2012, mereka mendapatkan undangan untuk mengikuti Bin. Tek. Pemb. UGB PAUD tahun 2012. Satu bulan kemudian, mereka melaksanan pembangunan UGB PAUD Tahun 2012.

“Kami berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan gedung yang representatif sesuai dengan Juknis yang kami terima, kiranya harapan dan impian kami selama ini mendapat ridho dari Tuhan YME”
Begitulah ucapan yang keluar dari Ibu Meliyawati dengan semangat yang membara. Mereka terus berjuang dan sangat bersyukur atas apa yang mereka dapatkan. Perjuangan mereka berbuah hasil, gedung yang mereka bangun dari bantuan APBN di luar prediksi mereka, rupanya gedung mereka menjadi sample pembangunan Unit Gedung Bangunan PAUD periode berikutnya.  “Di samping rasa bangga sekolah kami mendapatkan sarana dan prasarana pembelajaran yang lebih dari memadahi, ada rasa prihatin bagi saya sebagai pengelola PAUD”. Ibu Meliyawati berkata. Rupanya, Ibu Meliyawati belum mampu memberikan imbalan yang layak kepada para tutornya. Mereka baru bisa dibiayai Rp. 100.000,- perbulan karena partisipasi orangtua kepada lembaga hanya Rp. 20.000,- perbulan.
“Keinginan saya meningkatkan kesejahteraan mereka agar mereka mengasuh peserta didik PAUD ini dengan lebih baik lagi, kami ingin mengupayakan penghasilan untuk para tutor saya dengan beternak itik”. Tutur Ibu Meliyawati.
“Kiranya ada pihak-pihak yang berkenan memberikan bantuan modal untuk menjalankan rencana kami sangat kami nantikan”. Ibu Meliyawati berkata.
Harapan mereka yang lain adalah lembaga mereka segera mendapatkan legistimasi dari pihak pemerintah pusat berupa :
-         NPSN untuk PAUD Mutiara Kencana
-         NUPTK untuk para tenaga pendidik mereka


Rita Apriliani Harsoyo
16611286
3sa04


Tidak ada komentar:

Posting Komentar