Rita Apriliani Harsoyo
16611286
4SA04
1.
Definisi
Penerjemahan
Seperti
halnya ilmu-ilmu lain, di dalam bidang penerjemahan ditemukan banyak definisi.
Berbagai definisi tersebut mencerminkan pandangan ahli yang membuat definsi
tentang hakikat terjemahan dan proses penerjemahan.
Definisi
pertama berasal dari Catford. Ia menulis:
(Translation
is) the replacement of textual material in one language by equivalent textual
material in another language (Catford, 1965:20).
Mungkin
Anda sedikit bertanya-tanya karena di dalam definisi tersebut tidak ditemukan
konsep tentang makna. Sementara, secara garis besar terjemahan tidak bisa
dipisahkan dari persoalan makna atau gagasan.
Ungkapan
tentang hakikat penerjemahan yang menyentuh konsep makna diungkapkan oleh
Savory (1968):
Translation
is made possible by an equivalent of thought that lies behind its different
verbal expressions.
Savory
tidak lebih jauh lagi menyebut hal-hal yang operasional atau terkait dengan
proses.
Proses
penerjemahan disajikan secara lebih jelas oleh Nida dan Taber (1969). Mereka
menyatakan:
Translating
consists of reproducing in the receptor language the closest natural equivalent
of the source language message, first in terms of meaning and secondly in terms
of style.
Dalam
bukunya Translation: Applications and Research, Brislin (1976) memberi batasan
yang luas pada istilah penerjemahan. Bagi dia penerjemahan adalah pengalihan
buah pikiran atau gagasan dari satu bahasa ke dalam bahasa lain. Kedua bahasa
ini bisa serumpun, seperti bahasa Sunda dan Jawa, bisa dari lain rumpun,
seperti bahasa Inggris dan Indonesia, atau bahkan bahasa yang sama tetapi
dipakai pada kurun waktu yang berbeda, misalnya bahasa Jawa zaman Majapahit dan
bahasa Jawa masa sekarang. Hanya saying dalam definisi ini tidak tersirat proses
penerjamahan dan kriteria terjemahan yang baik.
1.
Definition
of Translation
As in the case in
other sciences, in translation found some definitions. Those definitions show
opinion from expert who make definitions about the truth of definition and
process of translation.
The first definition is from
Catford, he wrote:
Penerjemahan adalah proses
pengubahan bahan tekstual dari satu bahasa ke bahasa yang lain dengan sepadan.(Catford,
1965:20).
Maybe you are little bit asking
because in that statement didn’t found concept about meaning.
Meanwhile, as big definitions,
translation cannot be separated from meaning or
idea.
Expression of the nature of
translation agencies that touch the concept of meaning expressed by Savory
(1968):
Translation is made possible by
an equivalent of thought that lies behind its different verbal expressions.
Savory does not describe further
about the operational matters or related processes.
Penerjemahan
termasuk dalam memproduksi bahasa target dengan hasil yang senatural mungkin
dari pesan di bahasa sumber, pertama dari segi arti dan kedua dari segi gaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar